Kesabaran, bukanlah sebuah bakat _ namun sebuah pilihan.
Jika kita merasa bahaw kita bukanlah termasuk orang yang sabar,
Dan kita ingin menjadi orang yang lebih sabar,
Hendaknya kita bergaul dengan orang2 yang sabar,
Dan belajarlah dari mereka bagaimana mereka bisa melakukannya.
Lingkungan dimana kita menginvestasikan waktu terbanyak dalam keseharian kita.
Akan sangat menentukan pembentukan pola pikir kita.
Tanpa kita sadari,
Kebiasaan rekan2 kerja kita, keluarga kita, teman2 sepergaulan kita
Sedikit banyak akan mempengaruhi cara kita hidup.
Bayangkan jika hidup kita dikelilingi oleh orang2 yang suka mengeluh dan suka bersungut2
Bukankah itu akan sangat mengganggu kita?
Jika kita tidak menguatkan diri,
Bukan tidak mungkin malah kita yang tanpa sadar ikut2an mereka.
Ingatlah, kebiasaan yang buruk akan ditiru 2 kali lipat lebih cepat daripada kebiasaan yang baik.
Dan itu adalah ujian kesabaran terbesar bagi kita.
Orang bijak mengatakan,
"Jika kita ingin melihat masa lalu kita, lihatlah seperti apa kita sekarang."
"Jika kita ingin melihat masa depan kita, lihatlah apa yang kita lakukan sekarang."
Sadarilah sobat, bahwa segala sesuatu tidak akan selamanya terjadi seperti yang kita harapkan.
Namun kabar baiknya adalah,Kita lah yang memilih sikap kita terhadapnya.
Oleh sebab itu,
Milikilah sikap yang positif.
Sikap positif akan sangat membantu kita melihat segala sesuatu dengan cara yang positif.
Sikap positif juga sangat diperlukan untuk melatih kesabaran kita,
Terutama di saat menghadapi sesuatu yang nampaknya tidak berjalan seperti yang kita inginkan.
Dan yang terpenting,
Milikilah iman yang kuat.
Dengan iman, kita akan mampu bersyukur meski keadaan mugkin tak seperti yang kita harapkan.
Dengan iman juga, kita akan selalu percaya bahwa kehidupan masih terus berjalan
Dan apa yang sedang kita alami bukanlah hasil akhir dari segala2nya.
Dan dengan iman juga, kita akan sanggup melihat dan merasakan,
Bahwa Tuhan pun masih menyertai kita,
Bahkan di saat2 yang menurut kita terburuk sekalipun, Dia takkan pernah tinggalkan kita.
Alihkan fokus pandangan kita kepada Dia yang selalu menyertai dan menguatkan kita,
Bukan kepada kejadian yang mugkin melemahkan dan menjatuhkan kita.
Bukankah ada tertulis, " Bersabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa."
Berdirilah teguh dalam iman, dan bersabarlah terhadap semua prosesnya.
Sebab jika kita bersabar, maka iman kita lah yang akan mengalahkan segala kemustahilan.
Sobat setia,
Kehidupan masih terus berjalan,
Dan itu artinya adalah kesempatan,
Agar kita semua bersama2 belajar,
Untuk menjadi manusia baru yang lebih baik dari sebelumnya,
Sebab tantangan yang ada bukanlah untuk dihindari,
Namun harus bersama2 kita hadapi.
Kita tak harus mengalahkan siapapun, kecuali diri kita sendiri.
Oleh sebab itu ...
Kuatkanlah diri kita sendiri terlebih dahulu,
Lalu bersama2, kita juga akan menguatkan orang lain.
Terima kasih banyak sobat, Tuhan memberkati kita semua.
Salam sejahtera ^^
[Tomy Diamond]
Sumber : Setitik Embun Inspirasi
Tampilkan postingan dengan label Reflection. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reflection. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 November 2010
Senin, 08 November 2010
Jangan Merasa Kesal
i Yohanes 2:10
"Barang Siapa mengasihi saudaranya, ia teap di dalam erang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan."
Bila anda jatuh dalam kegagalan atau dosa, periksalah kehidupan kasih anda, duduklah bersama Tuhan dan mintalah kepadaNya untuk menunjukkan kepada anda apakah kiranya anda sedang berselisih dengan seseorang atau anda merasa kesal. Jika anda merasa kesal, iblis dapat masuk dan membuat anda tersandung.
Sebagai orang percaya, saya telah melihat hal itu terjadi dalam jumlah yang tidak terhitung. Hamba Tuhan berkhotbah tentang sesuatu dan sebagian anak Tuhan merasa kesal terhadap khotbah yang disampaikan. Menurut dia khotbah yang disampaikan salah dan dia pergi dengan marah dan segera anda tahu bahwa dia ada dalam kesulitan.
Markus 4:17 memberitahukan kita bahwa iblis menggunakan beberapa jenis kekesalan atau sakit hati untuk merampas Firman dari hati kita, dia menyebabkan kita menjadi kesal terhadap satu dengan yang lain. Lalu dia mencabut sumbatnya dan menguras Firman Tuhan keluar dari kita bagaikan air yang tertumpah dari ember.
Jangan biarkan hal itu terjadi atas anda. Jika anda mendengar seorang pengkhotbah atau anak Tuhan mengucapkan sesuatu tanpa sengaja menggangu anda dan anda merasa tersinggu, maka hendaklah anda berkata "Tidak, hai iblis penipu, engkau takkan merampas Firman dari diriku. "Lalu segeralah berlutut dan bertobat dihadapan Tuhan.
Selidikilah Firman dan dengarlah suara Roh dalam diri anda dan ketahuilah tindakan apa yang harus anda lakukan. Jika anda masih merasa bahwa ucapan orang tadi kepada anda keliru, berdoalah baginya.
Ingatlah, rasa sakit hati tidak pernah berasal dari Tuhan. Dia bersabda bahwa kita berakar dan berlandaskan kasih. Jadi tolaklah semua rasa sakit hati atau kekesalan.
Serahkanlah diri anda kepada Tuhan dan berdoalah untuk orang itu dalam kasih. Anda akan sanggup berjalan melintasi situasi itu tanpa tersandung sama sekali.
Sumber : Warta sisipan GBI Rayon 1 C
"Barang Siapa mengasihi saudaranya, ia teap di dalam erang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan."
Bila anda jatuh dalam kegagalan atau dosa, periksalah kehidupan kasih anda, duduklah bersama Tuhan dan mintalah kepadaNya untuk menunjukkan kepada anda apakah kiranya anda sedang berselisih dengan seseorang atau anda merasa kesal. Jika anda merasa kesal, iblis dapat masuk dan membuat anda tersandung.
Sebagai orang percaya, saya telah melihat hal itu terjadi dalam jumlah yang tidak terhitung. Hamba Tuhan berkhotbah tentang sesuatu dan sebagian anak Tuhan merasa kesal terhadap khotbah yang disampaikan. Menurut dia khotbah yang disampaikan salah dan dia pergi dengan marah dan segera anda tahu bahwa dia ada dalam kesulitan.
Markus 4:17 memberitahukan kita bahwa iblis menggunakan beberapa jenis kekesalan atau sakit hati untuk merampas Firman dari hati kita, dia menyebabkan kita menjadi kesal terhadap satu dengan yang lain. Lalu dia mencabut sumbatnya dan menguras Firman Tuhan keluar dari kita bagaikan air yang tertumpah dari ember.
Jangan biarkan hal itu terjadi atas anda. Jika anda mendengar seorang pengkhotbah atau anak Tuhan mengucapkan sesuatu tanpa sengaja menggangu anda dan anda merasa tersinggu, maka hendaklah anda berkata "Tidak, hai iblis penipu, engkau takkan merampas Firman dari diriku. "Lalu segeralah berlutut dan bertobat dihadapan Tuhan.
Selidikilah Firman dan dengarlah suara Roh dalam diri anda dan ketahuilah tindakan apa yang harus anda lakukan. Jika anda masih merasa bahwa ucapan orang tadi kepada anda keliru, berdoalah baginya.
Ingatlah, rasa sakit hati tidak pernah berasal dari Tuhan. Dia bersabda bahwa kita berakar dan berlandaskan kasih. Jadi tolaklah semua rasa sakit hati atau kekesalan.
Serahkanlah diri anda kepada Tuhan dan berdoalah untuk orang itu dalam kasih. Anda akan sanggup berjalan melintasi situasi itu tanpa tersandung sama sekali.
Sumber : Warta sisipan GBI Rayon 1 C
Rabu, 03 November 2010
Kisah Burung Rajawali
Mazmur 37 : 23
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.
Tahukah anda bahwa burung rajawali adalah burung yang paing panjang usianya?
Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.
Ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Dan pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.
Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan kesulitan memakan. Dan cakarnya juga sudah tidak tajam. Selain itu bulu pada sayapnya sudah sangat tebal sehingga ia sulit untuk dapat terbang tinggi.
Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencari pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Kemudian dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas. Setelah beberapa lama paruh baru-nya akan muncul, dan dengan menggunakan paruhnya yang baru itu ia akan mencabut kukunya satu persatu dan menunggu hingga tumbuh kuku baru yang lebih tajam. Dan ketika kuku-kukunya itu telah tumbuh ia akan mencabut bulu sayap-nya hingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Dan ketika semua itu sudah dilewati rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor rajawali selama kurang lebih setengah tahun.
Burung rajawali ini ibarat kita sebagai manusia. ketika sebuah masalah datang dalam kehidupan kita dan kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus diambil, dan sering dari pilihan yang kita ambil tersebut kita harus melewati suatu transformasi kehidupan yang menyakitkan bagi jiwa dan tubuh kita. Namun ditengah kesulitan tersebut kita harus ingat ada Tuhan yang menyertai kita, suatu kehidupan 30 tahun lebih panjang, suatu kehidupan yang lebih baik, suatu pemulihan hubungan, suatu kesembuhan, suatu sukacita....., suatu yang kita impikan.
Sumber : Warta Sisipan GBI Rayon 1.C
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.
Tahukah anda bahwa burung rajawali adalah burung yang paing panjang usianya?
Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah sebuah pilihan bagi seekor rajawali, apakah dia ingin hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.
Ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Dan pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.
Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan kesulitan memakan. Dan cakarnya juga sudah tidak tajam. Selain itu bulu pada sayapnya sudah sangat tebal sehingga ia sulit untuk dapat terbang tinggi.
Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencari pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Kemudian dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas. Setelah beberapa lama paruh baru-nya akan muncul, dan dengan menggunakan paruhnya yang baru itu ia akan mencabut kukunya satu persatu dan menunggu hingga tumbuh kuku baru yang lebih tajam. Dan ketika kuku-kukunya itu telah tumbuh ia akan mencabut bulu sayap-nya hingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Dan ketika semua itu sudah dilewati rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor rajawali selama kurang lebih setengah tahun.
Burung rajawali ini ibarat kita sebagai manusia. ketika sebuah masalah datang dalam kehidupan kita dan kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus diambil, dan sering dari pilihan yang kita ambil tersebut kita harus melewati suatu transformasi kehidupan yang menyakitkan bagi jiwa dan tubuh kita. Namun ditengah kesulitan tersebut kita harus ingat ada Tuhan yang menyertai kita, suatu kehidupan 30 tahun lebih panjang, suatu kehidupan yang lebih baik, suatu pemulihan hubungan, suatu kesembuhan, suatu sukacita....., suatu yang kita impikan.
Sumber : Warta Sisipan GBI Rayon 1.C
Senin, 04 Oktober 2010
Doa Tak Bersyarat

Barangkali kita sudah sering mendengar tentang kasih tanpa syarat. kasih tanpa syarat ditunjukkan oleh orang tua kita kepada anak-anaknya. Mereka tetap mengasihi dan merawat kita tidak peduli seperti apa keadaan kita. Kasih tanpa syarat juga ditunjukkan oleh Bapa kita di Surga. Anugrah keselamatan-Nya diberikan bukan kerena kebaikan kita, namun semata-mata karena kemurahan-Nya. Tapi, pernahkah kita mendengar tentang doa tak bersyarat? Itulah doa yang dinaikkan oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego.
Ketika ancaman dapur api sudah di depan lantang mereka berkata, "Jika Allah kami yang puji sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuan dirikan itu." (Dan. 3:17-18) Bayangkan betapa tersentuhnya hati Tuhan mendengar pengakuan iman seperti itu. Saya membayangkan Surga langsung gempar! Para malaikat menggeleng-gelengkan kepala dan bersorak sorai, air mata haru Bapa di Surga menitik di pipi-Nya.
beranikah kita mengucapkan doa seperti yang diucapkan oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego? Bisakah kita tetap mengucap syukur seandainya jawaban doa Tuhan enggak sesuai dengan harapan kita? Mampukah kita tetap berkata "Tuhan itu baik" meski kenyataan pahit bagi kita? Kita patut bersyukur memiliki Bapa yang begitu baik. Tuhan tidak pernah meremehkan iman sebesar biji sesawi sekalipun. Ketika kita sungguh-sungguh berdoa dengan iman sebesar biji sesawi sekalipun. Ketika kita sungguh-sungguh berdoa dengan iman, mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati, maka lihatlah Tuhan justru bekerja dengan cara-Nya yang ajaib menolong dan menyelamatkan kita. Di akhir cerita kita tahu Sadrakh dkk, selamat dari dapur api. Terjemahan King James menyebutkan pengakuan Nebukadnezar, "Lo, I see four men loose, walking in the midst of the fire, and they have no hurt; and the form of the fourth is like the Son of god." (Dan. 3:25) Orang yang keempat yang dilihat Nebukadnezar dalam perapian itu rupanya seperti anak Allah. Yesus sendiri hadir menyertai mereka, berjalan di dalam api untuk menyelamatkan mereka. Haleluya!
My Note:
renungan ini boleh mengajarkan kepada San, sanggupkah San mempunyai iman sebesar biji sesawi? yang memang saat ini sangat San perlukan...yaitu memiliki IMAN. Renungan ini juga telah menguatkan San kembali bahwa seberat apapun cobaan hidup yang San alami, San harus dan akan selalu bersyukur..
Senin, 27 September 2010
Seharusnya kudatang
Seharusnya Kudatang
Bobby
Seringkali kudatang Tuhan
hanya kar'na sejuta keluhan
Seringkali kulupa Tuhan
seharusnya kudatang
Reff:
Dengan segenap rindu dari lubuk hatiku
dengan hasrat yang tulus
karna kucinta pada-Mu
Tak hanya memikirkan
berkat yang Kau berikan
Sungguh hanya kar'naku mengasihi-Mu Yesus
Seringkali aku berdoa
hanya karna tak ingin dicela
Namun kini kusadar Tuhan
seharusnya kudatang
My Note:
Ini adalah salah satu lagu kesukaan San, San mendengar lagu ini pertama kali di sekolah di buku pujian untuk saat teduh. Lagu ini banyak sekali menegur San, karena mungkin tanpa San sadari kalau ternyata seringkali San datang ke Tuhan adalah untuk membawa segala keluh kesah dan sering San datang ke Tuhan hanya untuk membawa permohonan doa-doa.
San juga masih dalam proses belajar untuk datang kepada Tuhan dengan tujuan menyenangkan hati Tuhan dan bukan datang dengan hanya membawa keluhan-keluhan.
Ketika Garam Kehilangan Asinnya

"Kamu adalah garam dunia, jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang" (Mat. 5:13).
Mahatma Gandhi pernah sangat kecewa kepada orang Kristen di India karena sikap mereka yang sangat arogan dan suka membeda-bedakan. "Aku bersimpati kepada ajaran Yesusmu, akan tetapi sangat muak dengan cara hidupmu," ucap tokoh negri Sungai Gangga yang dikenal di seantero dunia ini.
Mengapa banyak orang kecewa terhadap gereja? terhadap pengikut kristus yang seharusnya menjadi batu lompatan untuk mengenal Kristus? Mengapa mereka tidak dapat melanjutkan ketertarikan mereka kepada Kristus saat mereka melihat cara hidup orang-orang yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus?
Pembaca terkasih, firman Tuhan mengingatkan kembali inti keberadaan kita di atas muka bumi ini. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam kehilangan asinnya tidak ada gunanya lagi kecuali dibuang dan diinjak-injak orang," demikian pesan Tuhan Yesus.
Pada zaman dahulu, garam yang dipakai untuk memasak menempel pada suatu media yang bisa berupa bunga karang atau lainnya. Setiap kali garam dipakai dimasukkan ke dalam tempat yang telah disediakan sebagai wadah memasak. Ketika garam yang menempel di bunga karang itu habis, maka media tersebut akan dibuang. Mengapa demikian? Karena manfaatnya telah tiada. Tinggal sisa-sisa yang tidak ada gunanya lagi!
Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, seberapa besarkah tekad kita untuk menjadi saran-Nya sehingga olehnya banyak orang yang datang kepada Dia? Sudahkah kita memahami rencana-Nya bagi dunia ini yaitu agar segenap bertelut dan mengaku bahwa Kristus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa!
Sumber : Warta sisipan GBI
Rabu, 15 September 2010
Terlalu Sukar Tuk Bersyukur?

"Mengucap Syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." 1 Tesalonika 5 :18
Pernahkah kita mengeluh dan mengeluh ketika masalah demi masalah datang menghampiri hidup kita? Jawabnya pasti pernah!!! dan bahkan sering!!!
Ketika datang masalah dalam hidup kita yang paling sering kita katakan adalah "Kenapa ini harus terjadi sama gue sich?" "Kok Tuhan gak adil...napa gue harus mengalami hal ini?" Jujur dan gak mau munapik San juga pernah mengatakan hal yang seperti ini, bahkan untuk bilang "Makasih Tuhan untuk masalah yang sedang dihadapi" aja sukarnya bukan main!!
Apa dengan mengeluh masalah yang dihadapi akan selesai? jawabannya TIDAK!! Justru ketika kita bersyukur kepada Tuhan pada saat masalah datang dalam hidup kita, kita mengijinkan Tuhan tuk mengambil ahli setiap masalah kita dan menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi.
Memang bukanlah hal yang mudah untuk bersyukur, bahkan lebih mudah tuk berkata-kata dari pada melakukannya. Tapi... di balik ucapan syukur justru kuasa Tuhan bekerja.
Bersyukur sudah menjadi bagian tetap dan sudah makanan tiap hari di dalam hidup San. Meski sulit tuk mengucap syukur tapi bagi San sekarang mengucap syukur adalah hal yang sangat mudah tuk dilakukan...bahkan ketika masalah datang yang pertama kali dilakukan adalah mengucap syukur.
Ketika kita mengucap syukur, kita mengijinkan Tuhan bekerja tuk mengambil bagian-Nya di dalam mengatasi masalah yang kita hadapi...yang qt perlukan hanya PERCAYA
Selasa, 09 Maret 2010
Masalah? Hmmm........
Setiap manusia selalu diberikan kekuatan dari Tuhan ketika menghadapi masalah dan Tuhan selalu memberikan jalan keluar yang terbaik tuk anak-anak-Nya.
Tapi.... seringkali ketika kita sudah diberikan jalan keluar kita gak mau menyadarinya karena jalan-Nya bukan jalan yang kita mau. Karena kita selalu berpikir bahwa jalan yang kita mau itu terbaik tuk kita padahal belum tentu jaan yang kita pilih itu jalan yang terbaik tuk kita. Karena Tuhan tau apa yang terbaik tuk kita.
Di sini diperlukan hati yang tegar, ikhlas, dan kemauan yang kuat tuk bangkit dari sebuah masalah.
Tidak ada masalah yang berat atau pun ringan, yang namanya masalah ya masalah, hanya saja yang membedakannya adalah bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.
Masalah akan dianggap menjadi berat akan menjadi semakin berat ketika kita gak mau bangkit tuk mengatasinya dan selalu bilang "gak tau harus gimana lagi" atau "udah gak kuat lagi".
Tapi.... masalah berat akan menjadi ringan ketika kita belajar tuk BERDOA kepada Tuhan, BERSYUKUR tuk setiap masalah yang menghimpit hidup kita seberat apa pun itu,dan BERSERAH menyerahkan semua masalah yang dihadapi itu sama Tuhan dan percaya Dia sanggup mengatasinya.
So.... pilihan itu ada di tangan kita masing" dan bagaimana pun pilihan kita itulah yang akan menentukan kehidupan kita seperti apa.
Jbu
Tapi.... seringkali ketika kita sudah diberikan jalan keluar kita gak mau menyadarinya karena jalan-Nya bukan jalan yang kita mau. Karena kita selalu berpikir bahwa jalan yang kita mau itu terbaik tuk kita padahal belum tentu jaan yang kita pilih itu jalan yang terbaik tuk kita. Karena Tuhan tau apa yang terbaik tuk kita.
Di sini diperlukan hati yang tegar, ikhlas, dan kemauan yang kuat tuk bangkit dari sebuah masalah.
Tidak ada masalah yang berat atau pun ringan, yang namanya masalah ya masalah, hanya saja yang membedakannya adalah bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.
Masalah akan dianggap menjadi berat akan menjadi semakin berat ketika kita gak mau bangkit tuk mengatasinya dan selalu bilang "gak tau harus gimana lagi" atau "udah gak kuat lagi".
Tapi.... masalah berat akan menjadi ringan ketika kita belajar tuk BERDOA kepada Tuhan, BERSYUKUR tuk setiap masalah yang menghimpit hidup kita seberat apa pun itu,dan BERSERAH menyerahkan semua masalah yang dihadapi itu sama Tuhan dan percaya Dia sanggup mengatasinya.
So.... pilihan itu ada di tangan kita masing" dan bagaimana pun pilihan kita itulah yang akan menentukan kehidupan kita seperti apa.
Jbu
Senin, 08 Maret 2010
Pilihan dalam Hidup
Hidup adalah anugrah yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap kita manusia. Dan dalam hidup kita diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang akan menentukan bagaimana hidup kita.
Setiap orang mempunyai pilihan-pilihan di dalam kehidupannya dan setiap pilihan yang diambil dalam kehidupannya mengandung resiko di dalamnya dan pilihan tersebut pula lah yang akan menentukan bagaimana jalan hidup orang tersebut.
Pilihan yang baik akan membawa kepada hasil yag baik pula dan sering kali membawa kepada kebahagiaan, tetapi pilihan yang buruk atau tidak tepat akan membawa kepada hasil yang buruk di dalam kehidupannya dan akan membawa ketidakbahagiaan di dalam kehidupan orang tersebut.
Seringkali kita berpikir setiap pilihan yang kita pilih itu baik, tapi... belum tentu apa yang kita pikir itu baik memang baik sebenarnya. Dan belum tentu pilihan yang kita anggap tidak baik atau buruk itu memang buruk dan tidak baik.
Lalu bagaimana cara supaya pilihan yang kita pilih tidak salah dalam hidup ini?
Mungkin terdengar klise tapi sangat bermanfaat :p "Bawa di dalam Doa kepada Tuhan dan libatkan Tuhan di dalam mengambil keputusan atau pilihan-pilihan dalam hidup mu." San ingat ada seseorang yang bilang gene "setiap keputusan yang di ambil libatkan Tuhan di dalamnya" dan ini bukan sekedar isapan jempol saja tapi memang harus menjadi gaya hidup anak-anak Tuhan dan San juga bisa bilang ini karena San mengalaminya sendiri dalam kehidupan San.
San gak pernah bilang kalau banyak pilihan-pilihan yang San ambil dalam hidup San itu baik, banyak sekali pilihan-pilihan hidup yang San ambil buruk :( NAPA? karena San gak pernah libatkan Tuhan di dalam pilihan atau keputusan yang San ambil dan semua pilihan buruk yang San ambil mengakibatkan ketidakbahagiaan dalam hidup san, meski di luar San bersikap smua baik-baik aja dan selalu tertawa tapi sebenarnya di dalam hati San selalu sedih.
Jujur aja apa yang San lakukan itu tidak lah baik tapi tetap San lakukan karena tanpa San tau dan sadari bahwa sebenarnya San kecewa sama Tuhan :( (maap yach Tuhan....) sehingga San tidak pernah mau melibatkan Tuhan dalam segala hal. tapi... puji Tuhan, Tuhan menyadarkan San melalui suatu hal yang membuat San menyadari hal ini.
Yang sekarang San lakukan adalah bukan menyesali stiap keputusan yang sudah San ambil di masa yang lalu, tapi yang harus San lakukan adalah trus mengandalkan Tuhan, dan terus melibatkan Tuhan di dalam setiap aspek kehidupan San.
Terus mampukan San tuk melakukan apa yang San tulis ya Tuhan... karena ini tidak mudah, tapi San yakin dan percaya kalau Tuhan yang akan memampukan San tuk melakukannya... amin
Setiap orang mempunyai pilihan-pilihan di dalam kehidupannya dan setiap pilihan yang diambil dalam kehidupannya mengandung resiko di dalamnya dan pilihan tersebut pula lah yang akan menentukan bagaimana jalan hidup orang tersebut.
Pilihan yang baik akan membawa kepada hasil yag baik pula dan sering kali membawa kepada kebahagiaan, tetapi pilihan yang buruk atau tidak tepat akan membawa kepada hasil yang buruk di dalam kehidupannya dan akan membawa ketidakbahagiaan di dalam kehidupan orang tersebut.
Seringkali kita berpikir setiap pilihan yang kita pilih itu baik, tapi... belum tentu apa yang kita pikir itu baik memang baik sebenarnya. Dan belum tentu pilihan yang kita anggap tidak baik atau buruk itu memang buruk dan tidak baik.
Lalu bagaimana cara supaya pilihan yang kita pilih tidak salah dalam hidup ini?
Mungkin terdengar klise tapi sangat bermanfaat :p "Bawa di dalam Doa kepada Tuhan dan libatkan Tuhan di dalam mengambil keputusan atau pilihan-pilihan dalam hidup mu." San ingat ada seseorang yang bilang gene "setiap keputusan yang di ambil libatkan Tuhan di dalamnya" dan ini bukan sekedar isapan jempol saja tapi memang harus menjadi gaya hidup anak-anak Tuhan dan San juga bisa bilang ini karena San mengalaminya sendiri dalam kehidupan San.
San gak pernah bilang kalau banyak pilihan-pilihan yang San ambil dalam hidup San itu baik, banyak sekali pilihan-pilihan hidup yang San ambil buruk :( NAPA? karena San gak pernah libatkan Tuhan di dalam pilihan atau keputusan yang San ambil dan semua pilihan buruk yang San ambil mengakibatkan ketidakbahagiaan dalam hidup san, meski di luar San bersikap smua baik-baik aja dan selalu tertawa tapi sebenarnya di dalam hati San selalu sedih.
Jujur aja apa yang San lakukan itu tidak lah baik tapi tetap San lakukan karena tanpa San tau dan sadari bahwa sebenarnya San kecewa sama Tuhan :( (maap yach Tuhan....) sehingga San tidak pernah mau melibatkan Tuhan dalam segala hal. tapi... puji Tuhan, Tuhan menyadarkan San melalui suatu hal yang membuat San menyadari hal ini.
Yang sekarang San lakukan adalah bukan menyesali stiap keputusan yang sudah San ambil di masa yang lalu, tapi yang harus San lakukan adalah trus mengandalkan Tuhan, dan terus melibatkan Tuhan di dalam setiap aspek kehidupan San.
Terus mampukan San tuk melakukan apa yang San tulis ya Tuhan... karena ini tidak mudah, tapi San yakin dan percaya kalau Tuhan yang akan memampukan San tuk melakukannya... amin
Senin, 01 Maret 2010
Memilih Tuhan atau Cinta
2 Maret 2010
Pada Saat San menulis ini hati San merasakan hati yang tenang, dimana 2 hari kemarin hati San sangat-sangat kacau bahkan kemarin lebih kacau lagi, karena San sudah menyakiti seseorang yang sayang sama San ketika San mengambil suatu langkah untuk kehidupan San.
San gak pernah menyadari atau mungkin gak mau menyadari kalau ada seseorang yang sayang banget sama San "A". Dia "A" orang yang mau menerima San apa adanya dan jujur aja San mau mencoba menerimanya menjadi bagian dalam hidup San, karena smua orang mengingkan agar San mencoba tuk membuka hati San walau sebenarnya hati San masih mengharapkan seseorang "H". Akan tetapi..... ternyata ada penghalang terbesar dalam hidup San dengan "A" yaitu agama. San sama "A" beda agama, satu hal yang mungkin bagi sebagian orang hal sepele tapi bagi San GAK!!!
Setelah San pisah dari seseorang yang beda agama sama San, San pernah kembali diingatkan sama Tuhan tentang janji San ke Tuhan, yaitu memiliki pasangan hidup yang seiman. Dan San kembali meneguhkan janji san ke Tuhan dan San gak mau melanggar janji San ke Tuhan lagi, karena San tau apa akibatnya ketika San melanggar janji Tuhan lagi.
(Buat San trus berpegang akan janji San ke Tuhan, seperti Tuhan yang selalu menepati janji-Nya)
Kemarin malam tepatnya San bicara panjang lebar sama "A" karena perasaan San bener-bener tertekan seolah ada beban berat yang sukar tuk San lewati, ternyata Tuhan ijinkan itu terjadi dalam hidup San.. karena Tuhan pengen nunjukkin sesuatu ke San dan ingin ajarkan ke San kalau San tidak boleh jadi pengecut yang menghindar.
Setelah pembicaraan yang sangat-sangat panjang sampai subuh... San mendapatkan hasilnya.. dan mendapatkan ketenangan di hati San juga. Walau pada akhir pembicaraan San sama "A" tidak bersama. Jodoh San sama "A" hanya lah jodoh sebagai teman. San hanya berharap agar "A" tidak melakukan hal-hal yang merugikan dirinya. San benar-benar sudah menghancurkan hatinya, meskipun tidak pernah terlintas dalam hidup San tuk menyakiti seseorang terlebih orang yang menyayangi San. Hanya ada 1 kata tuk "A" yaitu Maap.
San tidak akan mungkin menggantikan Tuhan dengan sesuatu yang San pikir adalah kebahagian San dan jika San diperhadapkan hal seperti ini lagi... San akan tetap memilih Tuhan (mampukan San ya Tuhan).
Tuhan...... biarlah keputusan yang San buat ini memang tepat tuk hidup San. San mau buktikan ke Tuhan kalau San sanggup memenuhi janji San ke Tuhan. Dan hingga hari ini bahkan ketika San menulis ini San masih tetap PERCAYA Tuhan akan memberikan yang terbaik kepada San.
San tidak mau salah dalam memilih pasangan hidup San ya Tuhan.... berilah San hikmat dari Tuhan tuk mengetahuinya.
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya
Minggu, 21 Februari 2010
Tersenyumlah Senantiasa
Lama San gk nulis blog, abisnya tiap mo nulis selalu gk da mood mo nulis, atau gk tau mo tulis apa. Sekarang San mo mulai coba menulis lagi walo cm sekedar cap cis cus :p
Seperti judulnya "Tersenyumlah Senantiasa" maka San mo sedikit menulis tentang hal ini. San dapat ini pas San lagi nongkrong di kamar mandi :p dan gak tau napa kok dlm hati San diingatkan tentang Tersenyum selalu, bahkan setelah San kelar mandi n melakukan kegiatan sepanjang hari terus aja selalu di dlm hati San diingatkan tentang tersenyum.
Hmmm..... San jadi ingat Firman Tuhan yang berkata "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah keringkan Tulang" Amsal 17:22 walau apa yang ditaruh di hati San tentang tersenyum dan agam beda sama FT tentang hati yang gembira, tp kl San pikir hampir sama lah makna atau artina :)
Yang ingin San bagi disini adalah selalu lah tersenyum apa pun keadaan kita. Baik saat kita menghadapi kesulitan hidup, saat kita disakitin orang, dan bahkan pada saat kita bahagia. Orang sering kali mudah tersenyum pada saat sedang bahagia, tp akan sangat sulit sekali untuk tersenyum ketika masalah dlm hidup datang menghadapi kita.
Terkadang ketika masalah dtg dlm hidup qt, bahkan ketika rasa sedih itu dtg, apa dengan qt mengeluh dan menangis semua masalah akan beres? GAK, np San blg gitu? krn San sudah pernah mengalaminya sendiri. mengeluh dan menangis gak membawa perubahan apa pun juga bahkan itu merupakan suatu tanda bahwa San org yg tidak bersyukur sama Tuhan sama sekali. So......mari mulailah selalu tersenyum apa pun keadaan hidup kita :)
Apa pun yang terjadi di dalam kehidupan San, ajar San tuk selalu terseyum dan selalu bersyukur ya tuhan... :)
Jbu
Seperti judulnya "Tersenyumlah Senantiasa" maka San mo sedikit menulis tentang hal ini. San dapat ini pas San lagi nongkrong di kamar mandi :p dan gak tau napa kok dlm hati San diingatkan tentang Tersenyum selalu, bahkan setelah San kelar mandi n melakukan kegiatan sepanjang hari terus aja selalu di dlm hati San diingatkan tentang tersenyum.
Hmmm..... San jadi ingat Firman Tuhan yang berkata "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah keringkan Tulang" Amsal 17:22 walau apa yang ditaruh di hati San tentang tersenyum dan agam beda sama FT tentang hati yang gembira, tp kl San pikir hampir sama lah makna atau artina :)
Yang ingin San bagi disini adalah selalu lah tersenyum apa pun keadaan kita. Baik saat kita menghadapi kesulitan hidup, saat kita disakitin orang, dan bahkan pada saat kita bahagia. Orang sering kali mudah tersenyum pada saat sedang bahagia, tp akan sangat sulit sekali untuk tersenyum ketika masalah dlm hidup datang menghadapi kita.
Terkadang ketika masalah dtg dlm hidup qt, bahkan ketika rasa sedih itu dtg, apa dengan qt mengeluh dan menangis semua masalah akan beres? GAK, np San blg gitu? krn San sudah pernah mengalaminya sendiri. mengeluh dan menangis gak membawa perubahan apa pun juga bahkan itu merupakan suatu tanda bahwa San org yg tidak bersyukur sama Tuhan sama sekali. So......mari mulailah selalu tersenyum apa pun keadaan hidup kita :)
Apa pun yang terjadi di dalam kehidupan San, ajar San tuk selalu terseyum dan selalu bersyukur ya tuhan... :)
Jbu
Senin, 25 Januari 2010
Hatiku Tetap Percaya ya Tuhan......
Ini adalah video persembahan lagu yang dinyanyikan sama anak-anak kelas 3 A di sekolah San. Terima kasih tuk anak-anak kelas 3 A yang sudah memberikan pujian yang terbaik tuk Tuhan, kiranya Tuhan memberkati kalian. Sekedar informasi lagu ini sangat digemari sama anak-anak di sekolah San.... soalna sering sekali tiap San lewat anak-anak lagi menyanyikan lagu ini :) lagu ini sudah banyak menjadi berkat tuk banyak orang khususnya murid-murid serta guru-guru di sekolah San.
Alasan napa sampai San memvideokan ini karena San suka banget sama lagu yang dinyanyikan oleh mereka "Hatiku Percaya (By: Edward Chen)". Lagu ini sangat memberkati San dan mengajarkan dalam hidup San bahwa San harus selalu percaya sama Tuhan ketika San tidak melihat jalan Tuhan dalam hidup San dan ketika hidup tidak sesuai dengan yang San bayangkan, namun Tuhan mengajarkan kepada San tuk Selalu percaya dan San sungguh-sungguh percaya, terlebih di saat-saat seperti ini ketika masalah papa San yang tak kunjung selesai...namun San tetap percaya Tuhan tidak menutup mata dan meninggalkan San seorang diri.
San berharap agar lagu ini bukan hanya memberkati San, tetapi dapat menjadi berkat tuk orang lain juga.
Minggu, 03 Januari 2010
Menjaga Hati
Dalam suatu acara retreat pemuda, setiap peserta diberi sebutir telur oleh panitia dengan pesan supaya telur itu dijaga agar jangan pecah atau hilang, dan selalu dibawa setiap saat selama retreat berlangsung sampai akhir acara. Entah mereka mengikuti session, makan, tidur, bahkan ke kamar mandi, telur itu tidak boleh mereka tinggalkan. Barangsiapa yang kehilangan telur atau sampai memecahkannya, maka ia akan mendapatkan "hukuman" dari panitia.
Dua hari kemudian, tepatnya ketika acara retreat selesai, legalah mereka semua, kecuali beberapa orang yang harus menanggung hukuman karena memecahkan telur mereka. Seperti halnya menjaga sebutir telur yang mereka lakukan, demikian juga kita harus menjaga hati.
Persoalan terbesar yang dihadapi oleh semua manusia di dunia ini adalah persoalan hati. Dari hati muncul motivasi. Dari hati muncl rencana. Dari hati timbul perasaan. Dari hati kemarahan diungkapkan. Dari hati keluarlah pikiranpikiran, perkataan, dan tindakan. Hati adalah area yang penting dalam kehidupan kita, yang mengatur dan mengarahkansetiap hal yang kita kerjakan. Dan dari menjaga hati inilah akan terpancar kehidupan manusia yang serupa dengan Allah. Dari hati juaga akan terpancar kehidupan yang memuliakan Allah.
Tuhan mau kita mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh dan menaruh Firman Tuhan ke dalam hati kita. Jaga hati dan hidup benar di dalam Firman maka apa yang kita inginkan pasti terjadi.
Menjaga hati adalah menjaga hidup
"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23)
Sumber : Warta Sisipan GBI
Dua hari kemudian, tepatnya ketika acara retreat selesai, legalah mereka semua, kecuali beberapa orang yang harus menanggung hukuman karena memecahkan telur mereka. Seperti halnya menjaga sebutir telur yang mereka lakukan, demikian juga kita harus menjaga hati.
Persoalan terbesar yang dihadapi oleh semua manusia di dunia ini adalah persoalan hati. Dari hati muncul motivasi. Dari hati muncl rencana. Dari hati timbul perasaan. Dari hati kemarahan diungkapkan. Dari hati keluarlah pikiranpikiran, perkataan, dan tindakan. Hati adalah area yang penting dalam kehidupan kita, yang mengatur dan mengarahkansetiap hal yang kita kerjakan. Dan dari menjaga hati inilah akan terpancar kehidupan manusia yang serupa dengan Allah. Dari hati juaga akan terpancar kehidupan yang memuliakan Allah.
Tuhan mau kita mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh dan menaruh Firman Tuhan ke dalam hati kita. Jaga hati dan hidup benar di dalam Firman maka apa yang kita inginkan pasti terjadi.
Menjaga hati adalah menjaga hidup
"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23)
Sumber : Warta Sisipan GBI
Jumat, 01 Januari 2010
BAPA karya: Graceria
Slamat Malam Bapaku
Terima kasih Kau slalu bersamaku tak pernah tinggalkanku Menuntunku melintasi langit biru
Terima kasih untuk Cinta yang Tulus untukku
Terima kasih untuk senandung cinta yang selalu diucapkan setiap saat untukku
Terima kasih untuk pelukanMU yang menenangkan hatiku
Terima kasih untuk TanganMU yg menggenggam hidupku
Bapaku,
Kuhaturkan sembahku
padaMU
Bri hati yang selalu tulus mencintaiMU
Bapa,
jangan pernah sesaatpun aku jauh dari hadiratMU
Aku menyayangiMU Aku tak ingin hidup tanpaMU
Aku merindukanMU
Aku ingin memelukMU
Aku ingin bersamaMU
Jadikan aku Kekasih yg setia hanya untukMU
& selalu menyimpan gelora cinta kepadaMU selamanya
Terima kasih Kau slalu bersamaku tak pernah tinggalkanku Menuntunku melintasi langit biru
Terima kasih untuk Cinta yang Tulus untukku
Terima kasih untuk senandung cinta yang selalu diucapkan setiap saat untukku
Terima kasih untuk pelukanMU yang menenangkan hatiku
Terima kasih untuk TanganMU yg menggenggam hidupku
Bapaku,
Kuhaturkan sembahku
padaMU
Bri hati yang selalu tulus mencintaiMU
Bapa,
jangan pernah sesaatpun aku jauh dari hadiratMU
Aku menyayangiMU Aku tak ingin hidup tanpaMU
Aku merindukanMU
Aku ingin memelukMU
Aku ingin bersamaMU
Jadikan aku Kekasih yg setia hanya untukMU
& selalu menyimpan gelora cinta kepadaMU selamanya
By : Graceria
Suka Vs Sayang Vs Cinta
Suka Vs Sayang Vs Cinta
* Saat kau MENYUKAI seseorang,kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
* Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
* Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
* Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
* Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
* Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
* SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
* SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
* CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama."
* SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
* SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
* CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
* Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
* Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
* Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan."
* Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
* Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
* Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
* SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
* SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
* CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun keadaannya.
* SUKA adalah hal yang menuntut.
* SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
* CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
Source: Repost from somewhere outhere nowhere :D
God bless u all
* Saat kau MENYUKAI seseorang,kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
* Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
* Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.
* Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
* Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
* Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...
* SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
* SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
* CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama."
* SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
* SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
* CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
* Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
* Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
* Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan."
* Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
* Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
* Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...
* SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
* SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
* CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun keadaannya.
* SUKA adalah hal yang menuntut.
* SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
* CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.
Source: Repost from somewhere outhere nowhere :D
God bless u all
Kamis, 31 Desember 2009
Bersyukur
Saatnya bersyukur yukz....
Hmmm..... San bersyukur untuk......
1, Bersyukur tuk papa San yang boleh bertobat terima Tuhan ^^
2. Bersyukur tuk pemulihan keluarga yang terjadi ^^
3. Bersyukut tuk Teman" yg Tuhan kasih ke San, krn ketika San lemah mrk dtg tuk menghibur & memberi kekuatan ^^
4. Bersyukur tuk pekerjaan San sebagai guru, dan makin hari San makin mengerti dan ingin menjadi seorang pendidik yang bisa menjadi contoh tuk murid" nya
5. Bersyukur tuk tahun demi tahun yg boleh San lewati dengan baik.
6. Bersyukur.......ntar dilanjut lg yach.... soalna suka lupa ^^
Hmmm..... San bersyukur untuk......
1, Bersyukur tuk papa San yang boleh bertobat terima Tuhan ^^
2. Bersyukur tuk pemulihan keluarga yang terjadi ^^
3. Bersyukut tuk Teman" yg Tuhan kasih ke San, krn ketika San lemah mrk dtg tuk menghibur & memberi kekuatan ^^
4. Bersyukur tuk pekerjaan San sebagai guru, dan makin hari San makin mengerti dan ingin menjadi seorang pendidik yang bisa menjadi contoh tuk murid" nya
5. Bersyukur tuk tahun demi tahun yg boleh San lewati dengan baik.
6. Bersyukur.......ntar dilanjut lg yach.... soalna suka lupa ^^
Melangkah dengan pasti ^^
Oalaaaaaaaaaaaa gk berasa euy.... bsok dah tahun baru ^_^ memasuki tahun baru pastinya banyak sekali tantangan yg akan dihadapi n pstinya juga akan semakin berat, tapi............... San gk takut loh... coz San punya Tuhan :) yg akan selalu menyertai kemana pun San melangkah, dan San selalu tahu kepada siapa San harus berlari setiap masalah datang menghampiri hidup San, yaitu San cukup berlari kepada sumber pemberi hidup San yaitu Yesus.
Hmmm,... kl San ditanya apa yang sudah San perbuat tuk Yesus di tahun 2009? jwbnya GAK ADA :'( yang ada San meninggalkan Tuhan untuk sesuatu yang gak pantas dipertahankan (maapin San y Tuhan). Di tahun 2009 walau byk hal jelek yg San lakukan San tetap bersyukur coz di penghujung tahun tepatnya 2 bulan sebelum tahun baru byk hal yg Tuhan ubah secara luar biasa atas kehidupan keluarga San (terjadi pemulihan keluarga) dan tentunya hidup San juga loh ^^ (Tuhan bawa San kembali mendekat sm Dia) walo di balik kebahagiaan itu ada rasa sedih (papa San jatuh sakit) tp San menyadari bhw itu merupakan suatu proses yg hrs dilewati supaya kebaikan Tuhan bisa dinyatakan.
Bsok sudah memasuki tahun yang baru dan San mau melangkah dengan pasti, tentunya melangkah dengan tuntunan dan penyertaan Tuhan. kalau di tahun 2009 San gk menjadi berkat bagi org lain melainkan menjadi batu sandungan, maka di tahun 2010 ini San mau menjadi berkat tuk orang lain amin (San caya Tuhan yang akan memampukan San tuk melakukannya).
Kalau ditanya apa harapan San di tahun depan? San akan menjawab...... harapan San adalah:
1. Mempunyai hubungan yg intim sm Tuhan lebih lg (krn San sadar tanpa Tuhan San gk berarti dan tanpa Tuhan apa pun yg San lakukan semua sia" adanya).
2. Menjadi berkat buat org laen (caya pst Tuhan yg akan ksh San kemampuan tuk melakukannya).
3. Membuat kluarga San bangga (San pun caya Tuhan yg akan memampukan San tuk melakukannya).
4. Menemukan PH yang sesuai dengan kehendak Tuhan (San tahu Tuhan sudah sediakan seseorg yg tepat tuk San, yg San inginkan adalah seseorang yg bs menjadikan San dewasa bukan hanya dewasa dlm berpikir dan bertindak tapi dewasa dlm hal rohani).
ini lah harapan San loh di tahun 2010
San akan meninggalkan segala sedih, kecewa, luka, dan masa" yg tidak membahagiakan di tahun 2009 San tidak akan mengingat segala hal yg lalu, biarlah yang lalu menjadi pelajaran yang berharga dan San akan melangkah memasuki tahun 2010 dengan pasti, dengan Tuhan yang selalu ada di sisi San, San caya bisa memasuki tahun 2010 dengan baik.
Terima kasih Tuhan tuk smua hal yang boleh terjadi sepanjang tahun 2009 ini, terima kasih tuk segala rasa sedih dan gembira terima kasih tuk kasih sayang Tuhan yg besar atas hidup San dan keluarga.
Hmmm,... kl San ditanya apa yang sudah San perbuat tuk Yesus di tahun 2009? jwbnya GAK ADA :'( yang ada San meninggalkan Tuhan untuk sesuatu yang gak pantas dipertahankan (maapin San y Tuhan). Di tahun 2009 walau byk hal jelek yg San lakukan San tetap bersyukur coz di penghujung tahun tepatnya 2 bulan sebelum tahun baru byk hal yg Tuhan ubah secara luar biasa atas kehidupan keluarga San (terjadi pemulihan keluarga) dan tentunya hidup San juga loh ^^ (Tuhan bawa San kembali mendekat sm Dia) walo di balik kebahagiaan itu ada rasa sedih (papa San jatuh sakit) tp San menyadari bhw itu merupakan suatu proses yg hrs dilewati supaya kebaikan Tuhan bisa dinyatakan.
Bsok sudah memasuki tahun yang baru dan San mau melangkah dengan pasti, tentunya melangkah dengan tuntunan dan penyertaan Tuhan. kalau di tahun 2009 San gk menjadi berkat bagi org lain melainkan menjadi batu sandungan, maka di tahun 2010 ini San mau menjadi berkat tuk orang lain amin (San caya Tuhan yang akan memampukan San tuk melakukannya).
Kalau ditanya apa harapan San di tahun depan? San akan menjawab...... harapan San adalah:
1. Mempunyai hubungan yg intim sm Tuhan lebih lg (krn San sadar tanpa Tuhan San gk berarti dan tanpa Tuhan apa pun yg San lakukan semua sia" adanya).
2. Menjadi berkat buat org laen (caya pst Tuhan yg akan ksh San kemampuan tuk melakukannya).
3. Membuat kluarga San bangga (San pun caya Tuhan yg akan memampukan San tuk melakukannya).
4. Menemukan PH yang sesuai dengan kehendak Tuhan (San tahu Tuhan sudah sediakan seseorg yg tepat tuk San, yg San inginkan adalah seseorang yg bs menjadikan San dewasa bukan hanya dewasa dlm berpikir dan bertindak tapi dewasa dlm hal rohani).
ini lah harapan San loh di tahun 2010
San akan meninggalkan segala sedih, kecewa, luka, dan masa" yg tidak membahagiakan di tahun 2009 San tidak akan mengingat segala hal yg lalu, biarlah yang lalu menjadi pelajaran yang berharga dan San akan melangkah memasuki tahun 2010 dengan pasti, dengan Tuhan yang selalu ada di sisi San, San caya bisa memasuki tahun 2010 dengan baik.
Terima kasih Tuhan tuk smua hal yang boleh terjadi sepanjang tahun 2009 ini, terima kasih tuk segala rasa sedih dan gembira terima kasih tuk kasih sayang Tuhan yg besar atas hidup San dan keluarga.
Minggu, 13 Desember 2009
Bisakah kau bilang Tuhan itu baik??
Sering x qt bilang Tuhan itu baik.... sangat baik..... bahkan teramat baik. kadang hal itu jauh lebih mudah diucapkan ketika qt sedang dalam keadaan senang, bahagia, dan dalam keadaan yang tidak ada beban. Tapi.... coba qt lihat ketika qt sedang sedih, kecewa, sakit hati dan keadaan hidup qt sedang penuh beban... sanggupkah qt katakan Tuhan itu baik? bahkan teramat baik? jujur aja itu pasti sulit tuk dilakukan. Seringkali ketika hal itu terjadi dalam hidup qt sering qt bilang KENAPA TUHAN??? KENAPA?
Hal ini pun pernah San lakukan ketika San sedang kecewa, San pun pernah marah sama Tuhan ketika hal yang tidak San inginkan terjadi dalam hidup San. Marah, Kecewa, Kesal smua pernah San lakukan sama Tuhan, tapi...... tanpa San ketahui ternyata dibalik itu semua ada tujuan dan maksud Tuhan. Dan ketika San menyadari semua bahwa semua itu ada maksud dan tujuan Tuhan yang baik dalam hidup San, baru San merasa malu.
Sekarang San selalu belajar tuk selalu mengatakan bahwa Tuhan itu baik, karena memang Tuhan itu baik dan DIA lebih tau apa yang terbaik tuk setiap anak-anakNya. Walau dalam hidup San tidak semua yang San mau terjadi dalam hidup San dan tidak semua terjadi sesuai dengan yang San mau, San akan tetap katakan Tuhan itu tetap baik.
Marilah qt sama" belajar tetap mengatakan bhw Tuhan memang baik dalam keadaan apa pun qt baik ketika susah maupun senang Tuhan tetap baik, karena memang itu adanya amin.
Hal ini pun pernah San lakukan ketika San sedang kecewa, San pun pernah marah sama Tuhan ketika hal yang tidak San inginkan terjadi dalam hidup San. Marah, Kecewa, Kesal smua pernah San lakukan sama Tuhan, tapi...... tanpa San ketahui ternyata dibalik itu semua ada tujuan dan maksud Tuhan. Dan ketika San menyadari semua bahwa semua itu ada maksud dan tujuan Tuhan yang baik dalam hidup San, baru San merasa malu.
Sekarang San selalu belajar tuk selalu mengatakan bahwa Tuhan itu baik, karena memang Tuhan itu baik dan DIA lebih tau apa yang terbaik tuk setiap anak-anakNya. Walau dalam hidup San tidak semua yang San mau terjadi dalam hidup San dan tidak semua terjadi sesuai dengan yang San mau, San akan tetap katakan Tuhan itu tetap baik.
Marilah qt sama" belajar tetap mengatakan bhw Tuhan memang baik dalam keadaan apa pun qt baik ketika susah maupun senang Tuhan tetap baik, karena memang itu adanya amin.
Langganan:
Postingan (Atom)
